Rabu, 31 Desember 2008

Happy New Year!

New Year Myspace Comments
MyNiceSpace.com

New Year Myspace Comments

Happy New Year, people!!!

Be the better us in this new year! Actually, we can be better everyday and no need to wait until the new year comes. But though, it's just the right time to celebrate the new you! May Allah always blesses us eternally...

_love.phobia_

My New Indulgences...

Gue akhir-akhir ini jadi lebih sering mantengin MetroTV. Lagi ngefan-fannya sama Prabu Revolusi.

He's just gorgeous! I love the way he smiles, the way he speaks and the way he greets the viewers. Tapi, sayang, setelah googling nama dia, kayaknya dia sudah married. Pas ke fsnya, primary photonya sama cewek gitu. Well, secara dia emang ganteng, muda, berbakat...
Oiya, selain itu gue sekarang lagi suka-sukanya sama sepatu high heels. Ngeliatin gambarnya doang di google, jadi mupeng.


Hehe...
_love.phobia_

Jumat, 26 Desember 2008

The Unforgettable 21st of December






Those picture are the bestest moment I've ever had...

_love.phobia_

“10 Besar Remaja Putri Tercantik dan Terpintar Se-Ponorogo, Mbak!!”

Pas malem final, gue dirias sama guru tari gue, Bu Sari, di rumahnya. Hampir telat, soalnya udah setengah tujuh belum dijemput. Tapi gue sih nggak terlalu khawatir, soalnya ya nggak niat dari awal itu tadi. Telat biarin, di-diskualifikasi, biarin. Habis males banget malem itu. Paling juga di Watu Dakon (tempat grandfinalnya) juga molor jadwalnya.

Sampe sana, bener aja. Molooor banget. Khasnya Indonesia, sih. Hehe…

Singkat cerita, gue tampil di paradenya. Habis itu dijejer (disuruh berdiri doang nggak ngapa-ngapain) di atas panggung sampe sekitar seperempat jam buat nunggu juri rapat. Capek, boooo!!! Gile! Pake sandal selop hak 7 cm, pake kebaya, pake kain jarik, terus disuruh berdiri segitu lamanya sambil senyum ke seluruh penonton…haloooo…siapa yang nggak capek coba?!

Akhirnya, jurinya selesai juga dan segeralah 15 besar Kakang dan 15 besar senduknya diumumin. Asli, gue udah pesimis banget soalnya selama 3 hari penjurian kemarin gue nggak ja’im abis biar dinilai anggun. Kan kontes beginian mesti anggun. Gue cuma menjaga kesopanan dengan wajar aja selama 3 hari penjurian kemarin itu. Karena biasanya gue emang nggak sopan. Ngupil nggak kenal tempat, kentut, sendawa…hehe…tapi nggak setiap saat juga.

Lha, ternyata?!

“Kontestan yang beruntung lolos ke babak 15 besar berikutnya adalah, peserta Senduk dengan nomer…dua puluh……empat!!!!!!”
JLEG! Rasanya jantung gue naik ke ubun-ubun (?). Kaget! Nggak nyangka! Surprised! Ngerasa mimpi! Dan kayaknya heels sepatu gue mau patah saat itu juga.
Akhirnya dengan senyum setengah kaget, gue maju ke barisan depan, bersatu dengan para 15 besar yang lain.

Gile! Dari 44 peserta Senduk, gue bisa lolos ke 15 besar! Wiiihh!! Sejarah baru gue bisa masuk 15 besar kontes kecantikan begini!

Setelah diumumin, satu per satu peserta 15 besar menjawab pertanyaan juri. Giliran gue, eh, ternyata barengan sama peserta Kakang pasangan gue dari sekolah, si Hamid. Ngepas banget! Haha! Gue dapet pertanyaan :

“Jika kamu adalah seorang duta wisata sebuah kota dan ditunjuk untuk mewakili kontes RAKA-RAKI Jawa Timur, kota mana yang akan Anda pilih untuk Anda wakili?”

Gue jawab pake bahasa Inggris, bahwa gue memilih kota Ponorogo karena masih banyak aset Ponorogo yang mesti digali agar Ponorogo menjadi lebih populer.
Setelah selesai semua, kami para 15 besar turun ke balik panggung. Ada satu peserta cewek yang juga masuk 15 besar teriak sambil megang tangan gue, “15 remaja putri tercantik dan terpintar se-Ponorogo, Mbak!!" Gue cuman ngangguk-ngangguk aja, dan dalam hati gue ngedumel “Ini anak lebay banget, sih?!” LOL. Haha!!!

Pas pengumuman 10 besar, gue udah deg-degan aja. Pas nomer gue disebut, makin deg-deganlah gue! Gile! 10 besar, Kawan-kawan!

“10 remaja putri tercantik dan terpintar se-Ponorogo, Mbak!!” Cewek yang tadi teriak-teriak lagi ke gue. Gue, sekali lagi, cuman senyum dan ngangguk-ngangguk.

Nah, di babak inilah gue “terpeleset” waktu gara-gara lupa apa bahasa Inggrisnya “persyaratan”. Haha! Tapi gue anggep, malem itu sebagai malem yang fun buat gue. I had a fun time up there.

Meskipun nggak masuk 5 besar…gue bersyukur. Nggak niat-niatnya, malah masuk 15 besar bahkan sampe 10 besar! Nggak disangka-sangka! Temen-temen yang nonton aja pada pelukan, nangis, dan bilang gue udah bagus banget malem itu.
Just another unforgettable moment to keep and remember…setelah 50 besar Olimpiade Bahasa Inggris di UNM Malang kemarin…

Thanks God…alhamdulillah hirabbil ‘alamin…

Thanks to all my friends, my mom, and all the people in the world whom keep praying for the greatness of others

_love.phobia_

Kakang Senduk : The Steps

Assalamu‘alaikum, people

Agak lama ya gue nggak posting. Sibuk sama Kakang Senduk soalnya. And I’m bringing you some good news, guys
First :

I WAS THE TOP 10 OF PEMILIHAN DUTA WISATA KAKANG SENDUK PONOROGO 2008 SESI 2!!!!! Unbelievable!!! Totally unbelievable!

Gue bener-bener nggak nyangka gue bisa masuk 10 besar Senduk! Nggak niat sama sekali soalnya. Sejak awal daftar, gue nggak ada persiapan apa-apa sama sekali. Kalo nggak dipaksa Ibu, gue juga nggak bakalan mau ikut lagi. Kalo nggak dipaksa temen-temen sekelas juga, gue nggak bakalan mau ikut lagi.

Tapi ternyata…
Ketidakniatan gue itu malah membuahkan satu hasil mengejutkan!

Hari pertama pemilihan alias audisinya, gue mikir-mikir buat sedikit mengubah penampilan. Jadilah gue bawa tas ibu yang ini :

Thanks buat adek gue yang udah mau jadi modelnya

Biar agak “cewek” gitu niatnya. Karena dresscodenya emang standar, cuma rok hitam sama kemeja putih, nggak gue pajang disini. Yah, kan kalian semua pada bisa bayangin gimana penampilan seseorang ber-rok hitam dan kemeja putih yang nggak diapa-apain alias plain.

Di hari itu, ada banyak kejutan di ruang pembekalan. Ternyata, Nimo gue ikut. Ada GM juga, adik kelas SMP yang gue idolain di sekolah. Terus ada Syihan juga, temen gue les bahasa Inggris kelas 1 dulu. Terus ada temennya Si G *cewek yang gue ceritain gangguin gue gara-gara 123*, temen Mita juga, namanya Galuh. Dan gue ketemu juga temen seperjuangan gue di tahun lalu, Wahyu, yang akhirnya malah jadi deket sama gue di 3 hari berikutnya.

Di hari kedua, gue pake kaos yang gue pajang di postingan beberapa hari yang lalu itu, celana jins, dengan tas yang masih sama. Kali ini jadwalnya tes tulis dan wawancara. Soal-soal tes tulisnya lumayan gampang, apalagi di Bahasa Inggrisnya *I don’t mean to be arrogant*. Gue paling suka ngerjain soal-soal tes IQ malah, daripada ngerjain soal-soal umum akademik. Dan pas tes wawancaranya, modelnya debat dalam satu kelompok gitu. Kami satu kelompok terdiri dari calon Kakang nomer 22 sampai 24, juga Senduk dengan nomer yang sama. Nomer gue 24. Kami dapet masalah tentang fatwa haram MUI terhadap rokok. Sukses, sih menurut gue.

Nah, di hari ini nih gue dapet miracle. Gue udah cerita di post sebelumnya, tentang Nimo. Hihi…senangnya…

Di hari ketiga, hari terakhir. Saatnya uji talenta. Dan gue nyanyi di hari itu, sebagai persembahan uji talenta gue. Lagunya My Immortal – Evanescence. Menurut gue, sih sukses juga. Soalnya, yang tepuk tangan pada meriah banget dan beberapa sempet terpana *hehe…narsis*.
Besoknya, ada gladi bersih malam grandfinal. Gue dateng pake baju ijo kesayangan gue yang gue pake ke Ngawi lalu, dan gue pake tas Ibu yang ini :

Dasar nggak modal banget, semuanya pinjem punya Ibu.

Pas malem finalnya, cerita lain…

_love.phobia_

Kamis, 18 Desember 2008

Dia Manggil Aku...

AAAAAAAAAAAAA!!!!!

Gue seneng banget hari ini! Meskipun capek gara-gara kegiatan seleksi Kakang Senduk padet banget, gue tetep seneng. Soalnya, hari ini...

Nimo gue nyapa gue!!!!!!!!

Pas pulang tadi, kan ujan. Jadilah, semua peserta berdiri nungguin ujan reda di depan gedung pertemuan. Nah disitulah kejadiannya terjadi :

Nimo : "Masithoh..." (pelan)
Gue : "Kok kayak ada yang manggil ya?" (bisik-bisik sama diri sendiri)
Nimo : "Masithoh..." (lebih keras)
Gue : (nengok)

Kemudian gue mendapati muka pilonnya di belakang gue, lagi celingak-celinguk ngeles setelah manggil gue. Nyebelin! Ngegemesin! Lucu banget mukanya (emang bayi?)

AHAHAHA!!!

Gue seneng banget, deh hari ini... Tak terlukiskan...seperti yang gue bilang ke Lya.

Hmmm...dia ganteng sekali hari ini, anyway...

_love.phobia_

Rabu, 17 Desember 2008

Pemilihan Duta Wisata Kakang Senduk 2008 Sesi 2

Hei, hei...lama tak bersua, ya...


Gue lagi sibuk banget, wara-wiri Kakang Senduk. Jadi maaf ya kalo posting kali ini pendek aja.

Gue ikut Pemilihan Duta Wisata Kakang Senduk 2008 Sesi 2, jadi do'ain ya...semoga gue bisa masuk 10 besar tahun ini...amin...

Sebenernya banyak cerita, sih. Soal gue ketemu Nimo yang ternyata ikut juga. Tapi gue baru bener-bener free lusa. Kemarin, hari ini, sama besok bener-bener lagi busy-busynya.
Buat temen-temen blogger yang udah blogwalking ke tempat gue, sori nggak bisa visit back ke semuanya.

Ok, then...gotta go to have a shower and go to the next battle, TES TULIS dan WAWANCARA...

See ya, people!

_love.phobia_

Jumat, 12 Desember 2008

This is the result…

Postingan ini khusus buat hasil kerja gue dalam ngerjain PR dari Uly. And, here we go, folks
Dan seperti kata Uly :


The rules are simple. Use Google Image to search the answers to the questions below. Then you must choose a picture in the first page of results, and post it as your answer. After that tag 7 People.


The age of my next birthday
A place I’d like to travel
A favourite place

A favourite food

A favourite thing


A favourite colour

A city I was born
A city you’ve ever lived in

A nickname I had


College major
Name of my love
A bad habit
A hobby
Wishlist (3)

Oke, selesai deh. Oia, gue terusin PR ini ke 7 orang lagi. They are :

lya
ucrit
amel
atalya
sino
echo
aghnia

Yang belum kebagian, don’t worry be happy. Ntar kalo gue dapet PR lagi, gue bagi ke yang lain, deh. Terus, buat yang kebagian, dilanjutin yah. Kalo udah diambil dan dikerjakan kasih tahu gue, ntar gue tengokin.

Oh no, I'm gonna be late for Junior Red Cross time, people. So, I’ll see you around!

_love.phobia_

Selasa, 09 Desember 2008

Once Upon A Time in My Life...

Some day…
I’ll take a look back…
And figure out where I was standing in…
Where I was coming from…

Remember the day
I was taught by the life…
Try to keep it save…in my mind…
The time I was trying to be the tough girl

Once upon a time in my life…
I would finally understand what life is actually supposed to be…
And be thankful for what God has given to me each day in the past…
Always wanna keep these all in my deepest mind…so that noone can erase it all from me…


_love.phobia_

Senin, 08 Desember 2008

This Idul Adha...

Assalamu 'alaikum...met Idul Adha semuanyaaa... (gue teriakin ini sekali lagi, biar kerasa semangatnya!)

Hari ini seluruh umat muslim di dunia merayakan hari raya besar kedua setelah Idul Fitri. Hari dimana para jemaah haji sedang melakukan ibadahnya di Mekkah. Nah, bagi umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji, kami merayakan hari raya kurban atau biasa disebut dengan Idul Adha.

Eniwei, karena hari ini gue lagi "libur" sholat, jadi tadi pas di stadion, tempat keluarga gue dan umat Islam lain se-Ponorogo sholat Id, gue foto-foto aja.

Sempet narsis juga. Tapi kali ini kaki gue yang kebagian jatah.
Hehe...abis nyari sarapan sama keluarga, gue langsung meluncur ke sekolah buat ngurusin daging kurban sekolah gue. Sayang, gue belum bisa posting foto-foto perpisahan bersama para kambing yang telah meregang nyawa dan berakhir raganya di perutku...hehe... Besok, deh. Kalo udah dapet dari Si Beib.
Setelah selesai motong-memotong daging, gue pergi makan tempura di tempat biasa. Lagi-lagi sorry, no pics. Mila yang traktir, karena tanggal 2 kemarin dia ulang tahun.

Balik ke sekolah, gue sama temen-temen langsung disodorin makan lagi, hasil masak sebagian daging kurban. Wuih...rasanya perut gue mau meledak...makan mulu. Mana sate lagi menunya, plus gule. Berat...! Akhirnya, gue sisain tuh nasi. (I'm so sorry, God...).

Setelah itu, kami muter ke lingkungan sekitar sekolah buat ngebagiin daging kurban. Wuih, sate sama gulenya belum sempet jadi lemak, langsung kepake buat keliling-keliling. Habis keliling, kami semua ngumpul kayak biasanya kalo OSIS habis ada kegiatan. Nyanyi-nyanyi gak jelas.
Dan seperti biasanya, Si Beib, jadi gitarisnya. Oiya, gue panggil dia Si Beib bukan karena dia pacar gue, loh. Tapi karena emang, kami ini pasangan suami-istri gadungan di sekolah. Gara-gara jabatan dia yang ketua OSIS dan gue wakilnya. (pamer!)

Dan gue juga sempet narsis (lagi!)

Udah, ah! Udah long post, nih! See ya!

_love.phobia_

Met Idul Adha Semuanya...

Allahu akbar, allahu akbar...

Laa ilaa hailallah...huallah huakbar...

Allahu akbar walillahilhamd...

Met Idul Adha semuanya...semoga amal kurban kita tahun ini dapat menambah ketakwaan kita kepada Allah SWT dan dapat mencontoh tauladan Nabi Ibrahim as.

Amin...

_love.phobia_

Kamis, 04 Desember 2008

Sometimes…

Here, I’m gonna talk about word “sometimes” (you’ve seen the title).
We use word “sometimes” to tell someone that we don’t usually do something often. Yeah…you know what it’s like. Example :
“How often do you watch football on television in a week?”
Then you answer : “Sometimes…”
Next :
“How often do you kiss your girl/boy?”
“Sometimes, but I wish it could turn to ‘often’, hehe…”


See?
But it will be easier to say “sometimes” as an answer of a question that doesn’t show that you are a lazy people.
Ex :
“How often do you read your Biology text book?”
You answer : “Well, sometimes…” It will show the questioner that you’re not a diligent student a.k.a lazy student. And sometimes it does a bad impression of us. So, don't try this at home.

From the start, I just wanted to tell you that you have to be carefull to say “sometimes” as an answer. Examine the question first, then you can decide to answer it by saying “sometimes” or not. Don’t consider it as a simple thing or even it’s not an important thing to talk about. Because what you say, is what people think about you. I’m telling and warning you this, because it just happened to me this morning. Someone asked me this question :
“Zhi, do you often to go to the state library or not?”
“Well, only sometimes. Only when I need to find some old books to read.”
“Why ‘sometimes’? Don’t you like to read our Indonesian old literature? We could find some there.”
Hey, I said that I would like to go to the state library when I need to find some old books to read and it DOES NOT mean that I don’t like to read our Indonesian old literature. I didn’t even say that. Where the hell was his brain going to?!
So, mind your words! Because what you say, is what people think about you.

Well, yea…it probably happen only to some people. But this is my thought. Based on my experience. Yours?

_love.phobia_

Jogging…Plus Cuci Mata

Baru pulang jogging nih…hari ini sekolah libur. Ada jalan santai PGRI, semua guru-guru di sekolah gue ikut.
Dan gue ketemu seseorang yang sempet gue idolain pas SMP dulu, R*dh*. Dia tambah cakep. Sebenernya, tiap jogging gue selalu ketemu dia. Tapi dia tadi lari-lari di belakang tempat gue sama Mita duduk-duduk. Jadi, ada deg-degannya dikit hari ini.
Btw, dia mau masuk AKPOL kabarnya. Makanya setiap weekend latihan fisik di stadion.

Oiya, gue tadi juga ketemu cinta masa SD gue. Cowok yang mendadak nyium pipi gue pas gue masih kelas 1 SD (bayangin, kelas 1 SD aja udah maen nyosor!). Makin gede, makin cakep dianya. Hehe...

Entah, kenapa hari ini gue ketemu banyak orang dari masa lalu gue…kecuali dia…Nimo gue…
Kadang gue mikir, wong Ponorogo itu lho cuman sekecil kulit kacang, kok ya susah banget pengen accidentally meet sama dia? Padahal rumah gue sama rumah dia jaraknya nggak ada 1 km. Terus, di Ponorogo ini juga nggak mal, atau tempat nongkrong yang tersebar dimana-mana yang bisa membuat persentase gue ketemu ama dia makin mengecil.
Masa’ karena nggak jodoh? Tapi kata orang, kalau jodoh itu ketemunya malah sulit? Dan sekalinya ketemu ntar, bakal unbroken selamanya gitu? Yang bener yang mana, sih?

Bingung? Gue juga…

_love.phobia_

Kena Fogging...

Tadi pagi, udah gue berangkat telat, eh...sampe di jalan kejebak pengasapan nyamuk demam berdarah alias fogging di gang deket sekolahan. Gue lewat situ karena maunya biar deketan dikit, eh malah kena fogging.


Pas udah nyampe sekolah, rasanya mata pedih, bibir pahit, mau muntah, panuan (lho?) gara-gara nekat nerobos fogging yang menjebak gue depan-belakang itu. Bayangin aja, tadi pagi tuh ya, kalo gue maksa maju ke depan sama motor gue, gue bakal keasapan sama asap fogging yang disemburkan si Bapaknya dari atas bak mobil pikep. Tapi, kalo gue mundur dan puter jalan ke sekolah, gue bakalan kena fogging jalan yang dilakukan oleh bapak-bapak berbaju hijau (penting ya warna bajunya?).

Yah, akhirnya nekatlah gue menerobos fogging mobil tadi. Sampe di kelas, gue mesti ngemut permen sampe 3 biji buat ngilangin rasa pahit di bibir gue. Aduh, nggak lagi-lagi deh menerobos asap fogging untuk kedua kalinya. Pahit! Nggak enak! (yaiyalah nggak enak! Kalo enak udah dijual kiloan di pasar kale!) Untung nggak pengaruh apa-apa ke badan gue. Misalnya kejang-kejang gitu abis nyedot baunya. Walaupun sebenernya gue pengen muntah tadi.

Oh, ya kaos OSIS sekolahan gue udah jadi lho.



Begitulah bentuknya...itu punya gue. Punya adek gue hancur. Kekecilan banget. Hwahahaha!! :D Ntar mau dibikinin lagi. Ini dia lagi nungguin Mila buat ke sablonan lagi.

So, see ya people!

_love.phobia_

Rabu, 03 Desember 2008

Gue Pengen Lulus

I was wondering about it, this morning in my class. And then, this question came to my mind…
Apa gue les aja ye?

Soalnya pelajaran IPA kelas 2 tuh susehnya minta ampun!! Otak gue rasanya meradang tiap kali guru mulai nulis rumus-rumus aneh bin njelimet di papan tulis. Khususnya, Fisika.
Yang lain juga suseh sih. Tapi Fisika telah dinobatkan menjadi yang tersuseh oleh anak-anak IPA Archimedes, kelas gue.


Duet maut kan? Sama-sama punya warna sampul oranye, sama-sama bikin peradangan otak juga. Hhhh… Jadi trio maut deh sama Fisika. Ngalahin Trio Macan, deh pokoknya!
Terus, jangan dikira itu buku semua pada setipis-tipis tempe mendoan…

Tebelnya segitu-gitu semua...Hampir ngalah-ngalahin kamus. Kalo itu buku tiga ditumpukin semua, ensiklopedia pengetahuan alam aja bisa kalah tuh…

Jadi, akhirnya…gue ambil les. Tadi langsung ke SSC abis pulang sekolah sama Lia. Daftarnya baru besok, bareng anak-anak lain yang sama-sama mengkhawatirkan kesehatan otak mereka dari hari ke hari dan sama-sama pengen lulus setahun lagi dengan nilai yang okeh-okeh di MIPAnya.
Semoga dengan les di SSC bisa ngebantu gue menyelamatkan diri dari trauma angka yang berkepanjangan…dan membantu meng-katrol nilai-nilai moral gue (hah?)…

_love.phobia_

Love Named It…

Dari dulu, gue punya kebiasaan ini. I don’t know why, just kinda like it.

Ngasih nama singkatan buat cowok yang gue taksir.

Depannya pasti pakai MASATHYA, karena itu nama “khayalan” gue. Nah, bagian belakangnya itu, yang buntut-buntutnya jadi masalah. Apalagi kalo gue nggak sengaja nemuin nama itu tertulis di barang-barang gue.

Setelah dapet nama singkatan buat last name itu, gue pasti langsung tulis dan pake nama itu dimana-mana. Di novel baru yang gue beli, di buku pelajaran gue sampe gue jadiin password accounts gue di internet. Silly, huh?
Tapi ya begitulah…apalagi saat dimana gue ngerasa ini bakal last forever. Muluk banget, sih gue. Cinta anak SMA aja maunya last forever. Padahal pacaran aja juga nggak.

Dan yang gue bilang masalah adalah…

Gue tadi beresin tumpukan koleksi novel gue yang 3 lusin itu di meja belajar. Terus gue rawat yang berdebu, yang sampulnya dredet. Gue buka satu-satu, otomatis. Nah, pas gue buka halaman pertama :

masithoh azzahro
as
masathya azzalwa


Gue ngedapetin tulisan itu di atas lembaran pembuka itu. Terus, gue juga ngebuka folder-folder blog gue yang lama, yang isinya was always about him, him, and him. Sh*t, gue jadi sebel banget. Jadi inget “dia” lagi. Orang yang sekarang kelakuannya nyebelin banget-amat-sangat-sekali-puoooolll (read:123) itu. Ugh! And I’ve been trying so hard to forget him…for at least this 4 months. Guess what? I did it! Yeah!
Tapi ya itu, kelakuan dia sekarang jadi nyebelin banget. Apalagi sekarang gue satu kelas sama dia, nggak kayak kelas 1 dulu…uuuuggghhh…. Jadi makan hati tiap hari.

Mmm…kenapa ya dia jadi nyebelin banget gitu setelah gue ngejauh??? Caper? Carmuk? Ato apa? Pengen gue naksir dia lagi? Huek! Ogah!

Hh, udah ah. Capek hati gue mikirin dia. Udah nggak naksir aja sering bikin pusing. Padahal pas naksir dulu malah gak separah ini…

_love.phobia_

Selasa, 02 Desember 2008

Gosip

Digosongingosok makin sip, heheh!

Barusan, gue dapet info tentang FRESHMAN di sekolah gue. Info ini dari adek gue, si potograper di postingan Robot Geleng kemaren.
FRESHMAN yang katanya gila-cakep-banget-kata-Lia itu, lagi chasing temen adek gue, anak kelas 1 (gue sama adek gue yang potograper itu satu sekolah).

Langsung gue bagi gosip ke Lia sama Mita.

Tw *f* ank klz 1 kn? Si Mbapik lg ngjar” dy, galz!Adk gw yg crita!

Oiya, FYI, ada 2 FRESHMEN di sekolah gue. Satu-satunya yang sekelas sama gue di IPA Archimedes, satunya yang sekelas sama adek gue di X-Hemmingway. Nah, jadi lo-lo pada mesti nebak ini FRESHMAN yang mana yang lagi gue omongin. Hwehehe…

Si Lia sempet-hampir-nyaris-mrusut naksir si FRESHMAN yang kita omongin disini ini (?). Gara-garanya, si FRESHMAN ini mirip sama mantan pacar SMPnya dulu. Matanya, yang paling mirip. Tapi sekarang nggak jadi. Takut katanya. Takut semakin nggak bisa ngelupain mantannya…(huhu…T_T)

Haha! Gue jadi ngegosip disini. :D Tapi yang soal Lia tuh bener lho, bukan gosip. Tapi kalo soal si FRESHMAN itu…nggak tahu, deh. Gue nggak terlalu suka sama orangnya. Ya bukannya benci juga sih. Cuman nggak sreg aja, kok liat gayanya. Agak congkak (tuh, kan ngegosipin orang lagi?!)

Ah, udah ah!
Eh ya, ada yang sudah nonton Twilight? Trailernya udah ada di YouTube lho! Atau klik di officialnya sini kalo belum liat trailernya!

Cabut, ah! Mau garap novel selanjutnya! See ya

_love.phobia_

Poem : Benci

BENCI

Aku benci diriku sendiri
Merasa bodoh
Merasa dungu
Merasa pandir
Karena tidak pernah bisa membuangmu

Aku benci diriku sendiri
Ketika mendengar orang lain bicara
Tentang cerita cinta mereka sendiri
Menyakitiku…

Aku benci diriku sendiri
Yang merasa tersakiti
Setiap ku eja namamu di telinga
Setiap ku tatap sosokmu di dinding malam
Setiap ku raba tekstur hatiku yang berlubang karenanya

Aku benci diriku sendiri
Seperti malam ini…
Ketika aku terbangun dan mendapati aku merindukanmu lagi
_love.phobia_

It just don’t feel right…

I knew it from the very start. When my teacher decided to choose me as the moderator for the AIDS Talkshow next week. And it was the day she got ill.
I knew she would argue it. And I knew she wanted to be the moderator.

This is what I’ve always afraid of…her jeaolusy. She wants to be the moderator…and I just happened to be the choosen one (wualah!).

I just don’t wanna make her disappointed…but what can I do to change it all? It was the teacher’s choice, not mine. She’s my best friend and I don’t wanna lose her…although last week was the time she got far from me, Lia, and Mita…

Give me a break from problems, God…

_love.phobia_

Sabtu, 29 November 2008

Hiaaaah...Ditolak Lagi!!!

Untuk yang kedua kalinya, novel gue ditolak lagi sama GPU....

Nggak enak banget ya rasanya ditolak? It feels like...cowok yang lo taksir nolak lo pas lo nembak dia. Gondok, sebel.
Tapi, ya udahlah. Emang belum memenuhi standar penerbitan mereka...I'll try next time...
Tadi gue langsung tanya-tanya gimana caranya tembus GPU ke Mbak Donna, Mbak Rina sama Stephanie...semoga para penulis senior seperti mereka mau membantu saya yang tak punya apa-apa dan hanya bermodalkan kasih sayang dan darah biru (haaaaaaaa???). Hehe...

Btw, tadi gue habis takziah ke rumah temen gue, Iva, di desa. Neneknya meninggal. Pas nyampe rumah neneknya, rumahnya khas pedesaan banget. Ada sawahnya di deket sana, plus ada sungainya. Langsung punya ide buat sleepover disana setelah selesai ujian semester I nanti (padahal masih Februari nanti, hihi...).

Next novel, in progress. Do'ain yang ketiga ini bisa tembus ya (kayak togel, deh???)...amin...

See ya!

_love.phobia_

Jumat, 28 November 2008

A Walk to Remember (hiks...hiks...)

Judul : A Walk to Remember
Tahun : 2002
Pemeran : Mandy Moore, Shane West, Darryl Hannah,
dll.
Genre : Drama Romantis

Oke, I know that I'm not an updated people. Gue baru nonton A Walk to Remember barusan. Dan dengan sukses, gue menghasilkan hujan airmata...huhuu...hiks...hiks...

KEREEEEEENNNN!!! Tapi bikin nangis setengah ember...
Oke, I know, I'm pathetic! But, it was so great that I couldn't resist to cry. Gue emang sering nangis kalau nonton film romantis, tapi yang ini beda...(berasa iklan kopi apa gitu gue!). Ini bener-bener tangis setengah ember.

Buat yang pengen tahu ulasannya dan sedikit cerita (gue yakin kalian semua udah pada nonton, 2002 gitu lho...), bisa tanya gue, hehe...

Oh, ya...Shane West keren ya...???

Yang mau share silahkan. Oh, ya yang bisa kasih tahu gimana caranya gue ngedapetin novelnya, pleaseeee...I need your help!


_love.phobia_

Kamis, 27 November 2008

Newest Simple News from Me

Kemarin, gue dapet sms dari Tieta :

lonely is better

without him is the best.


Pikiran gue langsung kemana-mana aja. Masa ini anak putus sama si “itu”? Kayaknya mereka tuh udah lengket banget lho. Kayak udah cocok aja satu sama lain. Kok bisa putus, sih?! Gimana ceritanya? Udah sebulanan lagi?

Terus gue sms Ayusha, gue tanya dia udah denger apa belum. Eh, kata dia udah agak lama juga sejak ayahnya Tieta masuk rumah sakit.

Ha? Rumah sakit? Kok gue nggak dikabari?

Lanjut, gue nanya ke Tieta, kata dia :

berita sedih kan gak enak disebar-sebarin…
tapi udah baekan kok. minta do’anya ya…


Oke, mari kita semua berdo’a untuk kesembuhan ayah Tieta, kesembuhan sesama saudara kita sebangsa dan setanah air…amin…

Well, another story, kalo kemarin gue sempet posting soal acara ARTVENTURE sekolah gue, ternyata acara itu diundur. Nggak jadi Desember ini. Diganti sama acara talkshow HIV-AIDS buat anak-anak kelas dua IPA/IPS. Dan tebak…gue jadi moderatornya, Kawan-kawan! Entah apa pertimbangan Ibu Guru Bahasa Indonesia dan Biologi yang cantik-cantik itu untuk kemudian memilih gue…
Gue jadi punya feeling guilty gitu sama anak-anak yang bahkan lebih pinter daripada gue. Jangan-jangan mereka bertanya-tanya dan menggugat dalam hati : Gue kan lebih pinter daripada Mazhi, kenapa gak gue aja yang jadi moderatornya?
Suer, gue takut kalo temen-temen sekolah gue, terutama yang sama-sama anak IPA, merasa…dikesampingkan.

Tapi kata Ibu, nggak usah dipikirin. Kalo kamu selalu jadi pemikir hal-hal seperti itu, nantinya akan banyak sekali penghambat jalan sperti itu dalam kamu meraih sukses. Yea…she’s always right.

Oiya, kemaren kan ada rapat OSIS buat acara kurbanan Idul Adha, tapi cuma inti aja. Kali ini 123 ikut. Dan kami semua bercanda-canda juga layaknya Romeo and Juleha…eh, nggak deng! Layaknya kawan biasa. Emang, sih gue lebih banyak ketawanya kalo 123 yang ngelucu. Dan gue anggap itu biasa.
Tapi hal yang nggak biasa terjadi di malam harinya. Setelah sekian lama, tahunan, abadan, (halah!), 123 SMS GUE. Dengan sok perhatiannya…yang menyebalkan sekaleeeeeeee…!!!!
Apa dia pikir guyonan di rapat itu sebagai pertanda bahwa gue membuka hati lagi buat dia? Uh, no way ya! Jadi jangan kege-eran dulu, Maaaass!!!

Eniwei, speedy rumah gue kemarin kan dibenerin, nyari gatewaynya katanya…eh dua hari kemarin akhirnya rusak. Untung sekarang udah bisa dibenerin…

See ya

_love.phobia_

Minggu, 23 November 2008

Korban Robot Geleng!

Perhatikan gambar di bawah ini:

Seorang bocah, diperkirakan berusia 9 tahun, ditemukan terbaring tanpa luka di sebuah area perkebunan jagung nggak jauh dari rumah gue.

JENG!


…………………………………………………



JENG! JENG! JENG!


…………………………………………………..


(suara backsound film-film thriller berkumandang)



JENG!!! TUIT! TUIT! (hah? Lho kok?)


Dia adalah…



Bocah berinisial RA ini ditemukan masih dengan pakaian lengkapnya di atas sebuah kertas bekas bungkus semen. Tanpa memar maupun lebam, membuatnya semakin tampak tak masuk akal.


Dia adalah…


......................................................


Rizal Ahmad Faisal Afif, putra ketiga dari Bapak Sariyono, yang nggak lain dan nggak bukan adalah bokap gue. Jadi, intinya…......Rizal itu ADEK GUE!

Berkat hasil arahan gaya dari Sarjana Desain Grafis ITB (Institut Teknik Bojongkenyot), Muhammad Faris Faisal Afif, adek gue yang pertama, seorang foto model cilik itu berhasil mengelabui hampir separuh dari temen-temen gue yang pertama kali ngeliat poto di atas.
Atau juga poto yang ini.


Beberapa diantaranya langsung histeris, bilang turut berduka citalah, bilang kasihan banget lah, blahblahblah…
Tapi begitu gue ngomong yang sebenernya, kepala gue benjol kena jitak lebih dari sepuluh kepalan tangan. Wkwkwkwk…

Yang jadi pertanyaan bonyok gue, kok mau-maunya di Rizal diperalat otak gilanya Faris. Ibu cuman bisa mengelus dada. Terheran-heran melihat kelakuan dua putranya yang *gendeng* aneh itu.

Tapi, selalu ada hal positif dibalik semua hal yang terjadi. Apa???
2 poto di atas adalah bukti nyata bahwa adek gue yang Rizal, punya bakat jadi foto model rekonstruksi kasus kriminal, spesialisasi pembunuhan di bawah umur (emang ada?). Nah, yang Faris punya bakat potograper atau paling nggak jadi pengarah gaya para model RKK (Rekonstruksi Kasus Kriminal). Hahahaha!!!

Gue masih nggak bisa berhenti ngakak kalau ngeliatin poto ini terus menerus dan berkesinambungan (berasa kayak Menteri Pembangunan Daerah gue?!)

Well, blogwalking dulu, aaaahhh…

_love.phobia_

Anak Norak Belajar Photoshop : Part II



Iya, itu kelanjutan dari pelajaran Photoshop di sekolah. Hehe…bangga deh gue (norak deh lo!).


Simple-simple aja kok. Bisanya emang masih yang begitu-begitu. I am still learning

Ada yang bisa bantuin gue bikin yang lebih rumit lagi??? Kasih bantuannya ya…

_love.phobia_