Hidup…
Jalani saja hidup seperti sungai. Mengalir … Tak usahlah memutuskan ini itu untuk berhenti sejenak demi hal-hal yang tidak esensial dalam arus. Biarkan arus itu membawa kita ke muara akhir yang disiapkan untuk kita.
Hidup…
Tak usah memusingkan sesuatu yang tidak berpengaruh atau hanya memiliki pengaruh sesaat untuk kita. Biarkan saja hal-hal kecil itu larut, jangan biarkan mereka membuat kita berhenti sejenak pun. Jangan biarkan mereka mengambil alih konsentrasi kita akan tujuan akhir yang menunggu kita di depan.
Jika mencintai, biarkan tumbuh alami. Jangan dibunuh atau diberi penyubur biar cepat tumbuh. Biarkan saja! Hal yang tumbuh liar itu terkadang indah, kok.
Jika berhasil, bersyukurlah. Jangan terbuai dengan pujian. Itu hanya akan melemahkan kita. Trust me!
Jika gagal, jangan menyalahkan siapa-siapa, tidak juga diri kita. Memang saat itu bukan waktu kita untuk berhasil, ada orang lain yang akan lebih bijak memanfaatkan keberhasilan itu.
Jika terseok, cari alas kaki baru untuk mendukung pemilihan jalan. Mengerti?
Jika tersandung, bersyukurlah ada kerikil itu. Mengingatkan kita untuk sesekali merunduk.
Jangan biarkan otak berhenti berputar dan terasah. Beranikan diri untuk mengambil resiko daripada nanti menyesalinya karena tidak pernah mencobanya.
***
I don’t know why, I just wanna write this kind of writing suddenly. My deep brain might just worked a way deeper than usual.
If you don’t mind, after you read this, share me your essential things. I do wanna know about those of yours, really.
Minggu, 03 Mei 2009
Life Doesn’t Give You Difficulties, It Is Your Choice to Make It Difficult or Easy
written by just mazhi at 05.11 12 casciscus
thinkin' of me and myself, the lesson of today, what they called "life"
Rabu, 18 Februari 2009
Masalahnya...Gara-Gara 'Mbak-Mbak' PPL...
Today is just another exhausting day...
Jadi...hari ini ada 'Mbak-Mbak' PPL Jurusan Bahasa Inggris gitu di sekolah gue. Nah yang kebagian kelas gue. Anak-anak, entah kenapa, kayak udah kesepakatan bikin keributan yang tak terkendali. Hwahaha! Pada heri alias heboh sendiri semua.
Kami, satu kelas, disuruh bikin kelompok dan bikin dialog dari cerita yang dibacakan si Mbak PPL. Kami semua pada minta dipilihkan...
And...
Ah! Suer, nyebelin abis tuh 'Mbak-Mbak'nya! Lagi-lagi gue kepaksa satu kelompok sama 123...huuuuhh...mana dialognya ada yang mesti ngelibatin cuma kami berdua lagi...
Jadilah gue abis dikeroyok olokan dari anak-anak...
Aaaaaaaarrghh!
Sebel!
Terus, 123 juga rese banget lagi! Kenapa juga gue mesti salting tiap dia ngajak gue diskusi dialog? Ough! Menyebalkaaaaaannn!
Kelompok cuman berisi 3 anak, selain gue sama 123 ada si Rois. Tapi dia juga-nyebelin-banget-pake-nget ngolokin gue sama 123 terus...
Apa nggak cukup gue kerja satu kelompok sama 123 pas kesenian di jam pelajaran sebelumnya? Dan bikin gue nyium bau parfumnya yang, lagi-lagi dengan sangat menyebalkannya, membuat gue yang seharusnya sebel sama dia, jadi nggak bisa sebel!
Denial phase, kata Ibu. Gue suka sama 123, tapi nggak mau ngaku...is that so?
Tauk, deh...
_love.phobia_
P.S : Minggu depan tim basket gue bakal tanding sama SMK PGRI Ponorogo. Wish us luck, yea!
written by just mazhi at 04.22 2 casciscus
thinkin' of me and myself, the cry time, the lesson of today
Selasa, 17 Februari 2009
Gue Ternyata Kayak Gini...
Gue baru aja baca blognya Cassey dan dia merekomendasikan sebuah website personality ini, and i tried it.
You are extremely cheerful and good natured.
You can easily get emotional and start crying, you are rather too soft hearted.
Also, you are very obstinate and simple minded.
You easily give up on things and have weak will power to finish what you have started.
You tend to be sarcastic and critical, but on the other hand, you can show great devotion and dedication.
Your attitude lacks steadiness, and is always changing.
You always worry about what the other people are thinking and can be bit too sensitive.
But you are a person who naturally becomes a center of everything.
Your fast movement earns people's respect.
You have a natural born leader type of talent.
You will struggle on the contradiction between your ideals and real world.
You may end up doing something beyond one's imagination, so you must try to have self-control.
If you are opposed by someone, and although you know that they are right, you can not take it in easily.
You will be more successful if you can try not to go against people around you.
You tend to give too much attention to your family than to your lover.
This may cause a trouble in that your lover may feel jealous about you being too affectionate to your family than to him.
You should not force your convenience to him, and try to give him more affection.
You are more suited as a career person than to stay at home.
But once you get married you will take care of your family with great affection.
What do ya think?
_love.phobia_
written by just mazhi at 04.04 1 casciscus
thinkin' of laugh time, me and myself, the lesson of today
Rabu, 11 Februari 2009
I’m Sooo Damn Tired!
Today is the most exhausting day I’ve ever had. Beeuhh…
Oh ya, jadwal lesnya tak kenal kompromi. Pulang jam 2, udah langsung les setengah 3 sampe jam 4. Beeuuh… hidup semakin melelahkan dengan jadwal les di bawah ini :
Monday : Bio, Indonesian
Tuesday : Math
Wednesday : Phy
Thursday : English
Friday (after praying Jum’at) : Chem
See? Huuuhh…
But, we gotta make this life happier, right? So I’m trying to enjoy it anyway.
***
And yea…I gotta make a confession here.
I’ve been being so mean to someone on his birthday…I won’t tell you how. Seseorang, yang gue pernah suka, ulang tahun a few days ago. And I’ve done something mean to him. The same thing like he did to me last year. I did revenge, shortly.
Should I make an apologize? Like he did last year? I have to admit that he did apology last year after he broke my heart. On my birthday. So, should I?
***
Masih soal orang yang sama seperti di atas, 123. Tapi yang ini beda topik. Gue pernah nulis di sini soal cewek yang nyangka gue ini mantan si 123. Nah, karena dia nggak berhasil korek-korek informasi tentang 123 dari gue (sampe gue bertengkar sama dia di smz. It was so embarrassing! I’ve never been like that before.), kayaknya dia nyuruh temennya korek-korek informasi lagi ke gue lewat frenster. Mirip dengan modus temennya yang dulu.
Ugh!
Annoying!
I’m hoping to meet her right now, and then punch or box her right on her face with the most terrible strength you’ve ever seen!
.?.?.?.?.?.
Sorry, gue lepas kendali. Oke, tenang, Mazhi! Calm down!
Well, thanks for reading. See ya!
_love.phobia_
written by just mazhi at 03.33 4 casciscus
thinkin' of my school life, the lesson of today, what they called "life"
Senin, 02 Februari 2009
Talking about Politic
Oke, postingan kali ini bakalan agak berat, cuy…gue mau ngomongin soal p-o-l-i-t-i-k. Politik.
Jadi, inilah naskah ringkas presentasi gue buat tugas bahasa Indonesia besok.
***
“Kontroversi ‘Agresi Politik’ Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Megawati Soekarno Putri”
Berbagai media cetak maupun media elektronik, akhir-akhir ini banyak membahas dan menayangkan pidato Ibu Megawati Soekarnoputri dalam Rakernas VI PDI-P di Solo, 27 Januari lalu sebagai headline berita mereka. Dalam pidato tersebut, putri proklamator
Juru bicara kepresidenan, Andi Mallarangen pun sempat menanggapi pidato 50 menit Ibu Mega tersebut. Begitu pula dengan Presiden SBY yang menjawab kritikan tersebut pada beberapa hari berikutnya dalam satu event di Pondok Pesantren As-Salafi Al-Fitrah, Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur, Rabu 28 Januari 2009 lalu dalam bentuk pantun :
Terhampar luas sawah-sawah dibajak
Padi subur penuh buah harapan para petani
Mencari-cari kesalahan bukan sifat yang bijak
Tiadalah yang sempurna dalam kehidupan ini
Memanas.
Tentu itulah yang orang-orang banyak simpulkan dari keadaan politik kita kini, jika bercermin pada kejadian balas kritik kedua tokoh besar politik nasional tersebut. Menjelang Pemilu Presiden 2009 yang akan dilaksanakan 9 Juli mendatang, tampaknya hal ini akan terus berkelanjutan. Bahkan, kemungkinan besar tidak hanya dari kedua tokoh tersebut, namun juga dari capres dan cawapres lainnya. Menarik, bukan?
Entah apa yang kedua tokoh politik besar kita ini maksudkan dengan melakukan semacam ‘agresi politik’ seperti itu. Membangun image-kah? Atau menjatuhkan lawan politik? Tentunya, apapun maksud dan tujuan mereka, hal ini telah memancing kontroversi publik, apalagi yang berasal dari kedua kubu partai pendukung dua tokoh ini, Partai Demokrat dan PDI-P.
Memang, dalam hal politik, hal-hal semacam ‘agresi politik’ seperti di atas sangat lumrah dilakukan. Dalam Pilpres 2004 lalu pun, suami Ibu Mega, Taufik Kiemas pun melakukan hal yang hampir mirip dengan apa yang terjadi sekarang. Ini mengesankan bahwa, apapun tidak dianggap tabu dilakukan oleh para pelaku politik untuk memuluskan jalan kekuasaan ataupun untuk meraih
Ya, berbagai manuver politik yang dilancarkan para elit politik kita ini, sedianya kembali kepada kita, penontonnya, untuk menilai sendiri. Memilih pemimpin yang betul-betul tebar kinerja atau memilih pemimpin yang hanya tebar pesona, seperti kata Ibu Mega. Siapa yang kita pilih, adalah satu langkah yang akan mempengaruhi masa depan
Jadi, bagaimana menurut Anda? Aduh, gue ngerasa aneh ngomong pake bahasa Anda. Hehe…
Siapa suka berpolitik? Sebenernya gue nggak juga sih. Tapi berhubung itu tugas sekolah, gue kerjain aja. Sekalian gue post disini, buat ngisi cerita gara-gara akhir-akhir ini gue macet ide.
Oh ya, gue mulai hari ini dapet pelajaran tambahan, semacam les gitu di sekolah. Jadi pulangnya sekarang jam setengah 5 sore, dan sekarang gue rasa sendi gue pada mau prothol semua! Wadoooo!!! Badan gue pegel semua!!!
Well, see ya soon, people!
_love.phobia_
written by just mazhi at 05.36 5 casciscus
thinkin' of me and myself, my school life, the lesson of today
Jumat, 16 Januari 2009
Ngomong-Ngomong Tentang Bumi, Nih… ..::Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3::..
Ngomong-ngomong tentang bumi jaman sekarang, pasti nggak lepas dari pembalakan liar, global warming, suhu panas dan polusi dimane-mane. Sampe capek gue denger and liatnya. Hhh… Apalagi soal global warming.
iya
Well, eniwei kalo dipikir-pikir ya miris juga. Kita yang ninggalin bumi, kita yang berkehidupan di atas bumi, tapi terkadang secara nggak sadar kita sendiri yang ngerusak dia.
Tapi, manusia
Yah…gue sih pengennya setiap hari sadar. Tapi, sumpah susah banget. Sadarnya tuh cuman kalo pas udel gue bolong aja. Hehe…
The point is, I keep trying. Would you? I know you would!
_love.phobia_
written by just mazhi at 22.51 3 casciscus
thinkin' of earth, Mudaers Kompas, the lesson of today
Global Warming : My English Assignment ..::Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3::..
Global warming is a very popular issue. Nowadays, people always talk about it. They make their campaign for giving us information about the effect. But, they never do something real to help the earth. Well, most of them.
So, what should we do?
Firstly, we have to save our environment from pollutions and rubbishes. How? Throw your rubbish into the right place that the government have given a.k.a garbage (if you're on the road) and reduce the using of motorcycle and all the things that caused pollutions.
Secondly, plant more green plants. Do it first for your garden and environment, at least. They can reduce the pollution, beside making the air fresher.
Thirdly, be aware of our forest. Obey the law of illegal logging and if we find some deviation, we must report it to the legal institution.
We have to be care, that's the point, friends.
_love.phobia_
written by just mazhi at 04.51 0 casciscus
thinkin' of earth, Mudaers Kompas, the lesson of today
Global Warming : Second Edition ..::Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3::..
Firstly, we’ll talk about the definition of global warming. What does global warming mean?
Global warming is the increase in the average measured temperature of the Earth's near-surface air and oceans since the mid-20th century, and its projected continuation..
And based on nearly every scientific projection, it's only going to get warmer. The question is how warm?
If temperature increases are kept to 1 to 2 degrees, it is manageable. But if warming increases to 5 to 9 degrees or even more, the effects on our planet will be catastrophic. We must begin to take certain steps now.
So, for this case, what’s the exact causes? Among other effect of greenhouse gases. Carbon dioxide, the most plentiful of the greenhouse gases, is produced by power plants, cars, manufacturing, and residential and commercial buildings. And here is the key: Carbon dioxide doesn't dissipate. It stays in the atmosphere for five decades or more, causing Earth's temperature to rise.
The important one, The Earth has already warmed 1 degree in the past century and we're seeing the dramatic effects, likes, glaciers are melting, heat waves, droughts, hurricanes, floods, mass species extinctions and the increase of disease vectors.
So the points of this topic are, if we’re refuse to act, or act too slowly, and humans will have caused the most sudden temperature shift in the history of the planet. But, if we act soon and decisively, global warming can be limited to 1 to 2 degrees. This, I contend, should be our goal. We should be leading the change. Now, it’s time to act Be energy conscious. Bring pressure on your utility, your government, and commit yourself and your family to reduce energy consumption, Don't shift the burden to the next generation, The choice is clear. It is time to stop talking and to begin acting. Let’s lead our life head to the best future.
SAVE OUR EARTH!
_love.phobia_
written by just mazhi at 04.19 0 casciscus
thinkin' of earth, Mudaers Kompas, the lesson of today
Global Warming : First Edition ..::Kompetisi Website Kompas MuDA - IM3::..
I’m sure we all know about this very big issue.
Global warming is the increase in the average measured temperature of the Earth's near-surface air and oceans since the mid-20th century.This big issue is very important to talk about. That’s why there are so many campaign which held to show us the dangerous side of global warming.Global warming is caused by the air pollution, the using of the greenhouse, the using of the air conditioner and the destructions of some environmental places on earth.And the hottest news lately, is about the climate change.
Climate change is any long-term significant change in the “average weather” that a given region experiences. Facing this problem, there is no use for us if we just talk, talk, and talk about what global warming is, what climate change is, without doing any real helpful step for our earth.The example of the real step is The United Nations Climate Change Conference 2007 in Bali which held from 3-15 of December. This event showed us that most of the countries in all over the world, care about this issue. But after helding this event, we should take others real step. If not, it will be useless either.
Now, I have some things to think about. Did you know that you can help the environment if you buy recyclable products instead of non recyclable ones? Look for the recycle mark three arrow that make a circle on the package. Recyclable products are usually made out of things that already have been used. It usually takes less energy to make recycled products than to make a new one. The less energy we use, the better.
_love.phobia_
written by just mazhi at 03.32 0 casciscus
thinkin' of earth, Mudaers Kompas, the lesson of today
Senin, 05 Januari 2009
Wishlist and Resolution This Year
Kok semua orang pada sibuk bikin resolusi tahunan ya? Termasuk gue? Hehe…
Itu karena semua orang pengen jadi lebih baik dari tahun ke tahun. Am I right?
So here they are…my wishlist and my resolution for 2009…
First, resolution :
1. Khatam Al-Qur’an untuk yang kedua kalinya
Sampe umur 17, gue baru satu kali khatam Al-Qur’an. Itu pun waktu SD dulu. Gue malu sama adik-adik gue yang pada hapal surat-surat juz 30 yang agak-agak panjang itu. Pokoknya mesti berusaha!
2. Bertahan di kelas IPA
Pokoknya jangan sampe gue dipindah ke IPS! Impian gue nggak boleh lepas hanya gara-gara gue ndableg dan jadi dipindah ke IPS! Kan biasanya gitu tuh. Yang keliatan egla-egle di IPA, bisa aja dipindah ke IPS sama wali kelasnya.
3. Lose weight
Target 52 kg mesti terpenuhi! Harus! Sekarang 56kg, bulan depan harus bisa 54kg! Jadi, akhir tahun lagi nanti sudah 52kg. But, no diet! Just do more exercises! Makanya sekarang tiap akhir pekan gue selalu olahraga ke stadion. Jalan kaki muter stadion 4 kali, terus larinya 2 kali putaran. Jadi, Sabtunya pelajaran olahraga di sekolah dan Minggunya olahraga sendiri di stadion.
4. Lebih tinggi 3cm lagi
Sekarang ini tinggi gue 167cm. Harus bisa nyampe 170cm. Dengan basket tiap Sabtu disekolah, minum Zevit, susu Hi-Lo. And do more exercises!
5. Berhasil nembus pasar buku Indonesia
Inilah resolusi terbesar tahun 2009. Maksudnya nerbitin novel gitu. Diusahakan buku pertama tahun ini bisa tembus penerbit! Semangat!
6. Bisa nyelesain The Sims.
Udah lama nggak main, terbengkalai jadinya. (nggak penting, sih! Tapi pengen aja bisa namatin seri pertama! Hehe…basi, deh!)
Sedangkan wishlist gue…
1. Gue pengen novel Twilight! Gue belum baca buku itu, jujur aja. Padahal malah udah nonton trailer filmnya. Dan ibu udah ngejanjiin Twilight kalo sampe ujian semester kali ini gue nggak remidi Fisika.
2. Bisa ngecat kamar jadi ijo. Sekarang ini kamar gue warnanya biru tua sama kuning. Udah bosen.
3. Rak buat koleksi novel gue. Udah dua lusin lebih, bingung mau naroh dimana. Selama ini sih ditaroh di meja belajar, tapi jadinya malah nggusur buku-buku pelajaran gue.
4. Pengen punya microSD 2 GB buat 5300 gue, ngegantiin 256 MB-nya yang sekarang. Suka sebel kalo nemu lagu bagus di stafaband.info, tapi cuman bisa didengerin di laptop doang. Nggak bisa dimasukkin hape gara-gara memori hape yang bakal overload.
5. Digicam milik pribadi. Biar nggak pinjem-pinjem punya Si Beib lagi kalo butuh.
Karena wishlist lebih condong ke barang…jadinya yang mungkin-mungkin aja yang ditulis. Kalo gue nulis rumah pribadi ya nggak mungkin. Secara gue masih sekolah. Ya to?
Well, anyway…do’ain ujian gue lancar seminggu ke depan ini yah…
See ya…
_love.phobia_
written by just mazhi at 22.29 5 casciscus
thinkin' of me and myself, the lesson of today, what they called "life"
Kamis, 04 Desember 2008
Sometimes…
Here, I’m gonna talk about word “sometimes” (you’ve seen the title).
We use word “sometimes” to tell someone that we don’t usually do something often. Yeah…you know what it’s like. Example :
“How often do you watch football on television in a week?”
Then you answer : “Sometimes…”
Next :
“How often do you kiss your girl/boy?”
“Sometimes, but I wish it could turn to ‘often’, hehe…”
See?
But it will be easier to say “sometimes” as an answer of a question that doesn’t show that you are a lazy people.
Ex :
“How often do you read your Biology text book?”
You answer : “Well, sometimes…” It will show the questioner that you’re not a diligent student a.k.a lazy student. And sometimes it does a bad impression of us. So, don't try this at home.
From the start, I just wanted to tell you that you have to be carefull to say “sometimes” as an answer. Examine the question first, then you can decide to answer it by saying “sometimes” or not. Don’t consider it as a simple thing or even it’s not an important thing to talk about. Because what you say, is what people think about you. I’m telling and warning you this, because it just happened to me this morning. Someone asked me this question :
“Zhi, do you often to go to the state library or not?”
“Well, only sometimes. Only when I need to find some old books to read.”
“Why ‘sometimes’? Don’t you like to read our Indonesian old literature? We could find some there.”
Hey, I said that I would like to go to the state library when I need to find some old books to read and it DOES NOT mean that I don’t like to read our Indonesian old literature. I didn’t even say that. Where the hell was his brain going to?!
So, mind your words! Because what you say, is what people think about you.
Well, yea…it probably happen only to some people. But this is my thought. Based on my experience. Yours?
_love.phobia_
written by just mazhi at 20.19 2 casciscus
thinkin' of my friends, the lesson of today, what they called "life"
Sabtu, 29 November 2008
Hiaaaah...Ditolak Lagi!!!
Untuk yang kedua kalinya, novel gue ditolak lagi sama GPU....
Nggak enak banget ya rasanya ditolak? It feels like...cowok yang lo taksir nolak lo pas lo nembak dia. Gondok, sebel.
Tapi, ya udahlah. Emang belum memenuhi standar penerbitan mereka...I'll try next time...
Tadi gue langsung tanya-tanya gimana caranya tembus GPU ke Mbak Donna, Mbak Rina sama Stephanie...semoga para penulis senior seperti mereka mau membantu saya yang tak punya apa-apa dan hanya bermodalkan kasih sayang dan darah biru (haaaaaaaa???). Hehe...
Btw, tadi gue habis takziah ke rumah temen gue, Iva, di desa. Neneknya meninggal. Pas nyampe rumah neneknya, rumahnya khas pedesaan banget. Ada sawahnya di deket sana, plus ada sungainya. Langsung punya ide buat sleepover disana setelah selesai ujian semester I nanti (padahal masih Februari nanti, hihi...).
Next novel, in progress. Do'ain yang ketiga ini bisa tembus ya (kayak togel, deh???)...amin...
See ya!
_love.phobia_
written by just mazhi at 00.42 2 casciscus
thinkin' of me and myself, the lesson of today, what they called "life"
Minggu, 23 November 2008
Anak Norak Belajar Photoshop : Part II

Simple-simple aja kok. Bisanya emang masih yang begitu-begitu. I am still learning….jpg)
Ada yang bisa bantuin gue bikin yang lebih rumit lagi??? Kasih bantuannya ya…_love.phobia_
written by just mazhi at 02.51 0 casciscus
thinkin' of me and myself, my school life, the lesson of today
Kamis, 20 November 2008
Anak Norak Belajar Photoshop
Hasil di atas adalah hasil tangan norak gue yang pertama. Gue kan baru kelas 2 ini belajar photoshop. Sebenernya, dari dulu-dulu udah pengen beli buku panduannya terus belajar sendiri. Tapi bawaannya males aja. Jadi akhirnya nunggu bisa sampai dijadiin kompetensi dasar pelajaran TIK semester ganjil ini. Hehe...
Yang di atas itu yang kedua. Iseng aja nambahin tulisan doang. Yang penting udah belajar. Ya to?! Hehe...
Senengnya sekarang udah bisa photoshop...hehe..._love.phobia_
written by just mazhi at 02.48 1 casciscus
thinkin' of me and myself, my school life, the lesson of today
Kamis, 23 Oktober 2008
Wisata Timur Ponorogo
Apa yang unik dari sebuah kota? Banyak yang bilang makanan khasnya, tempat wisatanya bahkan gadis-gadisnya. Ehm. Kalau yang terakhir, saya tidak begitu paham. Biasanya peliput pria lebih pandai menjabarkannya. Sayangnya, kali ini tim peliput hanya terdiri dari kami, empat perempuan, kecuali adik-adik saya dan ayah saya.
Di Ponorogo, salah satu tempat wisatanya yang terkenal adalah Telaga Ngebel. Telaga ini konon memiliki beberapa pamali atau larangan bagi para pengunjungnya. Telaga yang terletak di timur kota ini menawarkan sejumlah oleh-oleh cerita maupun cinderamata seusai tim kami kembali ke tengah kota.
Kami memulai perjalanan sekitar pukul 7.30 pagi dengan menumpang mobil ayah dengan persiapan seadanya. Melintasi kecamatan Jenangan, kami terus melaju melawan laju matahari yang cukup terik hari itu. Setelah melewati Desa Semanding, mata kami dibuai oleh pemandangan sawah yang terhampar hijau merata di kanan kiri jalan yang kami lewati. Betul-betul terapi bagus bagi mata lelah.
Setelah sekitar setengah jam perjalanan dari rumah saya ke Desa Ngebel, sampailah kami disana. Sebelum parkir, terlebih dulu kami memutari Telaga Ngebel sampai dua kali. Masalahnya, salah satu adik saya merengek meminta berputar dua kali hanya untuk mengulang lagi kegiatan potret-memotretnya di setiap perhentian di pinggir telaga. Baik, kali ini kami satu tim mengalah.
Setelah berhenti, tim kami turun dan ditinggalkan ayah saya untuk mencari tempat parkir. Disekeliling kami, ramai sekali orang yang sedang menikmati liburan Lebaran mereka. Kebanyakan para pasangan, tua maupun muda.
Nah, ada satu mitos tentang pengunjung Telaga Ngebel yang berpasangan seperti pada waktu itu. Konon, jika ada pasangan yang datang kesana dan bermesraan di sana, hmm…akan ada malapetaka yang terjadi ketika mereka pulang ke rumah. Percaya atau tidak?
Udara di sekitar Telaga Ngebel memang lumayan dingin. Tak heran, yang banyak dijual disana adalah makanan-makanan berkuah hangat seperti bakso atau cemoe. Tidak ada makanan khas Ponorogo, yaitu sate ayam, yang spesial dijual di sekitar Telaga Ngebel. Jadi, jika ingin menemukan makanan khas Ponorogo, datang saja ke tengah kotanya. Karena pusatnya malah ada di tengah kota.
Ingin laporan lengkap tentang wisata kulinernya? Tunggu edisi mendatang!
(di atas tuh tugas feature gue buat pelajaran bahasa Indonesia. Hehe...amatiran banget yak?! Komen-komen juga boleh lho...)
written by just mazhi at 20.37 1 casciscus
thinkin' of my school life, the lesson of today






