Sabtu, 29 November 2008

Hiaaaah...Ditolak Lagi!!!

Untuk yang kedua kalinya, novel gue ditolak lagi sama GPU....

Nggak enak banget ya rasanya ditolak? It feels like...cowok yang lo taksir nolak lo pas lo nembak dia. Gondok, sebel.
Tapi, ya udahlah. Emang belum memenuhi standar penerbitan mereka...I'll try next time...
Tadi gue langsung tanya-tanya gimana caranya tembus GPU ke Mbak Donna, Mbak Rina sama Stephanie...semoga para penulis senior seperti mereka mau membantu saya yang tak punya apa-apa dan hanya bermodalkan kasih sayang dan darah biru (haaaaaaaa???). Hehe...

Btw, tadi gue habis takziah ke rumah temen gue, Iva, di desa. Neneknya meninggal. Pas nyampe rumah neneknya, rumahnya khas pedesaan banget. Ada sawahnya di deket sana, plus ada sungainya. Langsung punya ide buat sleepover disana setelah selesai ujian semester I nanti (padahal masih Februari nanti, hihi...).

Next novel, in progress. Do'ain yang ketiga ini bisa tembus ya (kayak togel, deh???)...amin...

See ya!

_love.phobia_

Jumat, 28 November 2008

A Walk to Remember (hiks...hiks...)

Judul : A Walk to Remember
Tahun : 2002
Pemeran : Mandy Moore, Shane West, Darryl Hannah,
dll.
Genre : Drama Romantis

Oke, I know that I'm not an updated people. Gue baru nonton A Walk to Remember barusan. Dan dengan sukses, gue menghasilkan hujan airmata...huhuu...hiks...hiks...

KEREEEEEENNNN!!! Tapi bikin nangis setengah ember...
Oke, I know, I'm pathetic! But, it was so great that I couldn't resist to cry. Gue emang sering nangis kalau nonton film romantis, tapi yang ini beda...(berasa iklan kopi apa gitu gue!). Ini bener-bener tangis setengah ember.

Buat yang pengen tahu ulasannya dan sedikit cerita (gue yakin kalian semua udah pada nonton, 2002 gitu lho...), bisa tanya gue, hehe...

Oh, ya...Shane West keren ya...???

Yang mau share silahkan. Oh, ya yang bisa kasih tahu gimana caranya gue ngedapetin novelnya, pleaseeee...I need your help!


_love.phobia_

Kamis, 27 November 2008

Newest Simple News from Me

Kemarin, gue dapet sms dari Tieta :

lonely is better

without him is the best.


Pikiran gue langsung kemana-mana aja. Masa ini anak putus sama si “itu”? Kayaknya mereka tuh udah lengket banget lho. Kayak udah cocok aja satu sama lain. Kok bisa putus, sih?! Gimana ceritanya? Udah sebulanan lagi?

Terus gue sms Ayusha, gue tanya dia udah denger apa belum. Eh, kata dia udah agak lama juga sejak ayahnya Tieta masuk rumah sakit.

Ha? Rumah sakit? Kok gue nggak dikabari?

Lanjut, gue nanya ke Tieta, kata dia :

berita sedih kan gak enak disebar-sebarin…
tapi udah baekan kok. minta do’anya ya…


Oke, mari kita semua berdo’a untuk kesembuhan ayah Tieta, kesembuhan sesama saudara kita sebangsa dan setanah air…amin…

Well, another story, kalo kemarin gue sempet posting soal acara ARTVENTURE sekolah gue, ternyata acara itu diundur. Nggak jadi Desember ini. Diganti sama acara talkshow HIV-AIDS buat anak-anak kelas dua IPA/IPS. Dan tebak…gue jadi moderatornya, Kawan-kawan! Entah apa pertimbangan Ibu Guru Bahasa Indonesia dan Biologi yang cantik-cantik itu untuk kemudian memilih gue…
Gue jadi punya feeling guilty gitu sama anak-anak yang bahkan lebih pinter daripada gue. Jangan-jangan mereka bertanya-tanya dan menggugat dalam hati : Gue kan lebih pinter daripada Mazhi, kenapa gak gue aja yang jadi moderatornya?
Suer, gue takut kalo temen-temen sekolah gue, terutama yang sama-sama anak IPA, merasa…dikesampingkan.

Tapi kata Ibu, nggak usah dipikirin. Kalo kamu selalu jadi pemikir hal-hal seperti itu, nantinya akan banyak sekali penghambat jalan sperti itu dalam kamu meraih sukses. Yea…she’s always right.

Oiya, kemaren kan ada rapat OSIS buat acara kurbanan Idul Adha, tapi cuma inti aja. Kali ini 123 ikut. Dan kami semua bercanda-canda juga layaknya Romeo and Juleha…eh, nggak deng! Layaknya kawan biasa. Emang, sih gue lebih banyak ketawanya kalo 123 yang ngelucu. Dan gue anggap itu biasa.
Tapi hal yang nggak biasa terjadi di malam harinya. Setelah sekian lama, tahunan, abadan, (halah!), 123 SMS GUE. Dengan sok perhatiannya…yang menyebalkan sekaleeeeeeee…!!!!
Apa dia pikir guyonan di rapat itu sebagai pertanda bahwa gue membuka hati lagi buat dia? Uh, no way ya! Jadi jangan kege-eran dulu, Maaaass!!!

Eniwei, speedy rumah gue kemarin kan dibenerin, nyari gatewaynya katanya…eh dua hari kemarin akhirnya rusak. Untung sekarang udah bisa dibenerin…

See ya…

_love.phobia_

Minggu, 23 November 2008

Korban Robot Geleng!

Perhatikan gambar di bawah ini:

Seorang bocah, diperkirakan berusia 9 tahun, ditemukan terbaring tanpa luka di sebuah area perkebunan jagung nggak jauh dari rumah gue.

JENG!


…………………………………………………



JENG! JENG! JENG!


…………………………………………………..


(suara backsound film-film thriller berkumandang)



JENG!!! TUIT! TUIT! (hah? Lho kok?)


Dia adalah…



Bocah berinisial RA ini ditemukan masih dengan pakaian lengkapnya di atas sebuah kertas bekas bungkus semen. Tanpa memar maupun lebam, membuatnya semakin tampak tak masuk akal.


Dia adalah…


......................................................


Rizal Ahmad Faisal Afif, putra ketiga dari Bapak Sariyono, yang nggak lain dan nggak bukan adalah bokap gue. Jadi, intinya…......Rizal itu ADEK GUE!

Berkat hasil arahan gaya dari Sarjana Desain Grafis ITB (Institut Teknik Bojongkenyot), Muhammad Faris Faisal Afif, adek gue yang pertama, seorang foto model cilik itu berhasil mengelabui hampir separuh dari temen-temen gue yang pertama kali ngeliat poto di atas.
Atau juga poto yang ini.


Beberapa diantaranya langsung histeris, bilang turut berduka citalah, bilang kasihan banget lah, blahblahblah…
Tapi begitu gue ngomong yang sebenernya, kepala gue benjol kena jitak lebih dari sepuluh kepalan tangan. Wkwkwkwk…

Yang jadi pertanyaan bonyok gue, kok mau-maunya di Rizal diperalat otak gilanya Faris. Ibu cuman bisa mengelus dada. Terheran-heran melihat kelakuan dua putranya yang *gendeng* aneh itu.

Tapi, selalu ada hal positif dibalik semua hal yang terjadi. Apa???
2 poto di atas adalah bukti nyata bahwa adek gue yang Rizal, punya bakat jadi foto model rekonstruksi kasus kriminal, spesialisasi pembunuhan di bawah umur (emang ada?). Nah, yang Faris punya bakat potograper atau paling nggak jadi pengarah gaya para model RKK (Rekonstruksi Kasus Kriminal). Hahahaha!!!

Gue masih nggak bisa berhenti ngakak kalau ngeliatin poto ini terus menerus dan berkesinambungan (berasa kayak Menteri Pembangunan Daerah gue?!)

Well, blogwalking dulu, aaaahhh…

_love.phobia_

Anak Norak Belajar Photoshop : Part II



Iya, itu kelanjutan dari pelajaran Photoshop di sekolah. Hehe…bangga deh gue (norak deh lo!).


Simple-simple aja kok. Bisanya emang masih yang begitu-begitu. I am still learning…

Ada yang bisa bantuin gue bikin yang lebih rumit lagi??? Kasih bantuannya ya…

_love.phobia_

Kamis, 20 November 2008

Poem : Lelaki Itu...

LELAKI ITU...
Tiap bola mata berputar
Kenapa terus dia
Menggayuti bulu mataku

Lelaki itu
Berjalan menyusuri
Tiap jejak bekasku
Di antara lipatan-lipatan kenangan berjala itu

Lelaki itu
Sekali lagi merupakan cerita
Yang hanya melumut diam di sekat hati

Lelaki itu
Beratus kali bahkan berjuta
Menangiskan peluhku
Tiap waktu...
Tiap hela...
Tiap detak...
Tiap suruk...
Menyesakkan...
_love.phobia_

Anak Norak Belajar Photoshop

Hasil di atas adalah hasil tangan norak gue yang pertama. Gue kan baru kelas 2 ini belajar photoshop. Sebenernya, dari dulu-dulu udah pengen beli buku panduannya terus belajar sendiri. Tapi bawaannya males aja. Jadi akhirnya nunggu bisa sampai dijadiin kompetensi dasar pelajaran TIK semester ganjil ini. Hehe...
Yang di atas itu yang kedua. Iseng aja nambahin tulisan doang. Yang penting udah belajar. Ya to?! Hehe...
Senengnya sekarang udah bisa photoshop...hehe...

_love.phobia_