Tampilkan postingan dengan label my family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my family. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Mei 2009

No Specific Theme, Just Want to Share

My father was elected to join “Sertifikasi Guru”. And to catch the deadline, he had to work harder than ever and it caused a mess in my house. Take a look at below :

and the result was :

Ok, I know, those pictures don’t assure you much, but that’s what I could get. His mood has been so messy this last week, and even he involved me, my bro, and my mother to help him doing his confusing project (really, it was very tiring and confusing!). We had to collect all certificates that he’s ever gotten, all his duty documents and then we had to make some copies of them. Simple thing actually, but we had to do it carefully and patiently.

***

Those are my classmates who were playing ‘omben’ during breaktime before the course started, this afternoon. Naughty, huh? I know. I was into the game as the advisor, haha!

In front of my school, those are the street banners of my school. Lya, was on the right side.

Thank you for peeking!

_a.risk-taker_

Kamis, 04 Desember 2008

Kena Fogging...

Tadi pagi, udah gue berangkat telat, eh...sampe di jalan kejebak pengasapan nyamuk demam berdarah alias fogging di gang deket sekolahan. Gue lewat situ karena maunya biar deketan dikit, eh malah kena fogging.


Pas udah nyampe sekolah, rasanya mata pedih, bibir pahit, mau muntah, panuan (lho?) gara-gara nekat nerobos fogging yang menjebak gue depan-belakang itu. Bayangin aja, tadi pagi tuh ya, kalo gue maksa maju ke depan sama motor gue, gue bakal keasapan sama asap fogging yang disemburkan si Bapaknya dari atas bak mobil pikep. Tapi, kalo gue mundur dan puter jalan ke sekolah, gue bakalan kena fogging jalan yang dilakukan oleh bapak-bapak berbaju hijau (penting ya warna bajunya?).

Yah, akhirnya nekatlah gue menerobos fogging mobil tadi. Sampe di kelas, gue mesti ngemut permen sampe 3 biji buat ngilangin rasa pahit di bibir gue. Aduh, nggak lagi-lagi deh menerobos asap fogging untuk kedua kalinya. Pahit! Nggak enak! (yaiyalah nggak enak! Kalo enak udah dijual kiloan di pasar kale!) Untung nggak pengaruh apa-apa ke badan gue. Misalnya kejang-kejang gitu abis nyedot baunya. Walaupun sebenernya gue pengen muntah tadi.

Oh, ya kaos OSIS sekolahan gue udah jadi lho.



Begitulah bentuknya...itu punya gue. Punya adek gue hancur. Kekecilan banget. Hwahahaha!! :D Ntar mau dibikinin lagi. Ini dia lagi nungguin Mila buat ke sablonan lagi.

So, see ya people!

_love.phobia_

Minggu, 23 November 2008

Korban Robot Geleng!

Perhatikan gambar di bawah ini:

Seorang bocah, diperkirakan berusia 9 tahun, ditemukan terbaring tanpa luka di sebuah area perkebunan jagung nggak jauh dari rumah gue.

JENG!


…………………………………………………



JENG! JENG! JENG!


…………………………………………………..


(suara backsound film-film thriller berkumandang)



JENG!!! TUIT! TUIT! (hah? Lho kok?)


Dia adalah…



Bocah berinisial RA ini ditemukan masih dengan pakaian lengkapnya di atas sebuah kertas bekas bungkus semen. Tanpa memar maupun lebam, membuatnya semakin tampak tak masuk akal.


Dia adalah…


......................................................


Rizal Ahmad Faisal Afif, putra ketiga dari Bapak Sariyono, yang nggak lain dan nggak bukan adalah bokap gue. Jadi, intinya…......Rizal itu ADEK GUE!

Berkat hasil arahan gaya dari Sarjana Desain Grafis ITB (Institut Teknik Bojongkenyot), Muhammad Faris Faisal Afif, adek gue yang pertama, seorang foto model cilik itu berhasil mengelabui hampir separuh dari temen-temen gue yang pertama kali ngeliat poto di atas.
Atau juga poto yang ini.


Beberapa diantaranya langsung histeris, bilang turut berduka citalah, bilang kasihan banget lah, blahblahblah…
Tapi begitu gue ngomong yang sebenernya, kepala gue benjol kena jitak lebih dari sepuluh kepalan tangan. Wkwkwkwk…

Yang jadi pertanyaan bonyok gue, kok mau-maunya di Rizal diperalat otak gilanya Faris. Ibu cuman bisa mengelus dada. Terheran-heran melihat kelakuan dua putranya yang *gendeng* aneh itu.

Tapi, selalu ada hal positif dibalik semua hal yang terjadi. Apa???
2 poto di atas adalah bukti nyata bahwa adek gue yang Rizal, punya bakat jadi foto model rekonstruksi kasus kriminal, spesialisasi pembunuhan di bawah umur (emang ada?). Nah, yang Faris punya bakat potograper atau paling nggak jadi pengarah gaya para model RKK (Rekonstruksi Kasus Kriminal). Hahahaha!!!

Gue masih nggak bisa berhenti ngakak kalau ngeliatin poto ini terus menerus dan berkesinambungan (berasa kayak Menteri Pembangunan Daerah gue?!)

Well, blogwalking dulu, aaaahhh…

_love.phobia_